▼ Bear
Impak
80 · Tinggi
Serangan sedang berlangsung terhadap kerentanan kritis pada server BTCPay... Kami mendesak agar segera dilakukan pembaruan
BTCZEC
Decrypt · Aug 7, 10:10 PMLihat sumber ↗

BTCPay Server, sebuah pemproses pembayaran Bitcoin, telah mengeluarkan amaran bahawa terdapat kerentanan keselamatan yang kritikal dan telah dieksploitasi oleh pihak pengganas. Melalui kenyataan rasmi di platform X (dahulunya Twitter) pada hari Jumaat, BTCPay Server meminta semua pengendali untuk mengambil tindakan segera dengan mengemas kini sistem mereka ke versi 2.4.2 dan menyemak status kemas kini di bahagian bawah laman web pelayan mereka.
Dalam situasi di mana pembaruan tidak dapat dilakukan dengan segera, pihak berwenang menekankan perlunya mematikan sepenuhnya server untuk mencegah akses yang tidak sah. Selain itu, mereka menyarankan untuk mengganti kredensial "macaroon" yang digunakan dalam sistem backend Lightning Network, membuat ulang fail "macaroons.db", dan memperbaharui rentetan pengesahan (authentication string) lainnya. Bagi pengendali yang telah mencipta dompet "hot on-chain" di dalam BTCPay, mereka juga menyatakan bahawa pengendali tersebut harus segera memindahkan dana dari dompet tersebut ke lokasi lain dan mencipta dompet baru.
Kerentanan ini dilaporkan ditemukan dan dilaporkan oleh para peneliti dari Bitcoin Red Team. Namun, BTCPay Server belum mengungkapkan detail penting seperti cara kerja spesifik kerentanan tersebut, kapan serangan dimulai, jumlah server yang terkena dampak, dan apakah ada pencurian dana yang sebenarnya terjadi. Mereka juga belum memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar dari Decrypt.
Kejadian ini berlaku dalam konteks penyebaran serangan keselamatan kripto yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) ke seluruh industri. Pada bulan Mei, seorang penyelidik keselamatan bernama Taylor Hornby menggunakan Anthropic's Claude Opus 4.8 untuk menemukan kerentanan pada Zcash yang selama 4 tahun tidak terdeteksi. Kerentanan tersebut merupakan cacat serius yang memungkinkan penyerang untuk memalsukan ZEC tanpa batas. Pada bulan Ogos, Coinkite, sebuah syarikat pengeluar "cold card", menyatakan bahawa mereka mendapati kemungkinan adanya kecacatan perisian yang digunakan oleh penyerang untuk mencuri lebih daripada 100 juta dolar dalam bentuk Bitcoin, dengan menggunakan AI.
Kasus terbaru adalah ketika layanan pertukaran Bitcoin bernama Boltz menghentikan sementara layanannya setelah beberapa insiden eksploitasi, dan memperingatkan bahwa serangan yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) sedang mencari kerentanan lebih cepat daripada yang dapat diperbaiki oleh tim mereka sendiri. Meskipun BTCPay Server belum secara resmi mengumumkan keterlibatan AI dalam insiden tersebut, kasus ini menjadi sorotan sebagai contoh yang menunjukkan realitas peningkatan ancaman keamanan berbasis AI di seluruh industri.
Kandungan diringkaskan oleh AI. Baca artikel penuh di sumber.